Blog, Fashion, News, Replica Watches, Tips & Trick

Memahami Fitur Kode Pada G shock

Sejak kelahirannya pada 1983, jam tangan Casio G-Shock telah memesona jutaan orang di dunia berkat ketangguhannya. Memang, sebelum G-Shock ditemukan, jam tangan adalah alat pengukur waktu yang cenderung ringkih dan mudah rusak. Jangankan jam tangan mekanikal dan quartz, jam tangan digital yang tidak memiliki bagian mekanik saja masih mudah rusak bila mengalami benturan dan guncangan keras.

Kekuatan G-Shock membuat jam tangan ini sukses dan populer di seluruh dunia. Tak hanya itu, bentuknya yang gagah juga membuat tak jarang seseorang memiliki lebih dari satu G-Shock, yang dikenakan bergantian setiap hari.

Kendati memiliki banyak G-Shock dan menikmati semua fitur yang dimiliki, ternyata tidak banyak yang memahami kode yang tersemat di bagian caseback G-Shock. Padahal, banyak informasi yang bisa diperoleh dari kode tersebut.

Layaknya sebuah barang produksi pabrikan, jam tangan G-Shock juga memiliki tipe-tipe tertentu yang dinyatakan dengan kode huruf. Kode tersebut bisa berupa dua huruf, atau tiga huruf, yang kemudian diikuti dengan angka-angka. Namun dengan memahami dua atau tiga huruf di depan angka, tipe dan fitur G-Shock akan mudah dikenali. Ini dia:

AW: Analog Water-resist.
AWG: Analog “Waveceptor” (atomic sync functionality).
DW: Digital Watch dengan high water resistance, tanpa solar recharging dan “Waveceptor (atomic sync functionality).
G: Basic G-Shock. Terkadang juga merujuk ke fitur solar recharging tanpa “Waveceptor” (atomic sync functionality ).
GW: “Waveceptor” (atomic sync functionality), dan selalu dilengkapi fitur solar recharging. Kecuali tipe GW-2xx Frogman yang punya fitur solar recharging, tetapi tanpa “Waveceptor”.
GA: G-Shock ukuran besar, dengan analog display dan kadangkala digital
GAC: G-Shock berukuran besar, chronograph dengan analog display dan multiple sub dials.
GD: G-Shock berukuran besar dengan display all digital.
GD-X: Format besar terbaru.
GDF: G-Shock twin sensor, dengan fitur altimeter, barometer, dan termometer. “F” berarti “field”, yang menandakan untuk penggunaan luar ruang.
GL: Berarti seri “G-Lide”. Ditujukan bagi para peselancar dan snowboarders. Memiliki fitur moon phase dan tide graph.
GLS: Versi lain dari G-lide, dengan penampilan khusus seperti strap kulit, dial treatment khusus, dll.

GLX: Pengembangan dari seri G-Lide.

GRX: Seri “Ride Extreme”.
GS: Seri GIEZ. Mirip dengan seri analog metal MTG, namun menggunakan screwback case; “Essence of G” (with Waveceptor).
GW-A: Seri aviator dengan indikator analog.
GX: Model berukuran ekstrem pertama, seperti GX-56, yang dijuluki sebagai “The King”.
GXW: Sama dengan seri GX, dengan tambahan fitur atomic sync functionality.
MTG: Seri “Metal Twisted”, yang menggunakan banyak material metal pada casing dan pada bracelet.MRG: Seri “Mr. G” adalah seri paling atas dari seluruh G-Shock. Biasanya dengan indikator analog-digital displays dan terbuat dari titanium. Tipe lawasnya ada yang seluruhnya digital.
Antman: G-Shock pertama dengan fitur atomic sync.
Fisherman: Model pertama yang memiliki fitur moon phase, tide graph, sunrise/sunset, dan moonrise/moonset data.
Gaussman: Model pertama yang tahan magnet.Gulfman: Dilengkapi dengan back plate titanium. Umumnya dilengkapi fitur moon phase dan tide graph.
Lungman: Modsel pertama yang dilengkapi dengan fitur pulse sensing, dan pengukur temperatur.